Telephone: +62651 6303 414 Handphone: +628116823232 (Call, SMS, WhatsApp)
http://www.acehguide.com/wp-content/uploads/2016/05/720x90-citilink.png
tempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo (3)

6 Situs Lokasi Wisata Tsunami di Aceh

Bencana Alam Tsunami yang meluluh lantak kan Aceh pada 26 Desember 2004 memang menyisakan duka dikalangan masyarakat Aceh sampai sekarang. Sampai saat ini kita bisa melihat bukti kebesaran Allah pada saat itu melalui situs situs Wisata Tsunami yang sampai sekarang menjadi daya tarik wisatawan Asing dan Lokal. Berikut situs wisata Tsunami yang paling banyak dikunjungi para wisatwan

1.Museum Tsunami Aceh

t-sunami-serambi

(Foto : serambiindonesia)

Museum Tsunami Aceh merupakan sebuah meseum yang didesain oleh Ridwan Kamil atau kerap disapa Kang Emil yang saat ini menjabat sebagai Walikota Bandung . Museum ini merupakan sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi  untuk menciptakan kembali suasana dan kepanikan saat tsunami. Dinding museum dihiasi gambar orang-orang menari Saman, sebuah makna simbolis terhadap kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya dirancang mirip rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami Bangunan ini memperingati para korban, yang namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang terdalam museum, dan warga masyarakat yang selamat dari bencana ini. Selain perannya sebagai tugu peringatan bagi korban tewas, museum ini juga berguna sebagai tempat perlindungan dari bencana semacam ini pada masa depan, termasuk “bukit pengungsian” bagi pengunjung jika tsunami terjadi lagi

 

2. Kapal di Atas Rumah (Boat on the Roof)

tempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo

(Foto eiganofuriku.wordpress.com)

Terletak di Lampulo, Banda Aceh. Ini merupakan situs peristiwa tsunami, yakni sebuah kapal feri yang berlabuh di atas atap rumah penduduk. Di dalam situs ini terdapat informasi detail tentang apa yang dialami kapal tersebut sewaktu peristiwa tsunami. 

Kapal ini telah menyelamatkan 59 awak yang hendak bepergian ke Lhoksumawe pada pagi hari sesaat sebelum tsunami. Setelah diterpa badai tsunami, mereka berhasil selamat dengan berlabuh di atap rumah pasangan Misbah dan Abasiah. Konon sewaktu surut, salah satu awak kapal melihat seekor buaya besar berada di daratan bawah kapal.

3. KAPAL PLTD APUNG

tempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo (1)PLTD Apung 1 adalah kapal generator listrik milik PLN di Banda Aceh, Indonesia, yang saat ini dijadikan tempat wisata, yang dikenal dengan nama “Kapal Apung“. Kapal ini memiliki luas sekitar 1.900 Kilo Meter Persegi, dengan panjang mencapai 63 Meter. 

Kapal Apung ini memang sudah berpindah fungsi dari Pembangkit Listrik menjadi Objek Wisata Aceh. Mesin pembangkit listrik yang kekuatan dayanya mencapai 10,5 Megawatt, dahulunya berada didalam kapal, tetapi sekarang sudah dipindahkan pada Tahun 2010. Saat ini, Kapal Apung tersebut berada di bawah pengelolaan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kapal berbobot 2.600 ton ini sebelumnya berada di laut yang jauhnya sekitar 5 Kilo Meter dari tempat berdirinya sekarang (Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh). Pada tahun 2004, kapal ini terseret 4-5 km ke daratan akibat gempa bumi dan gelombang tsunami setinggi 9 meter

Kapal ini diberikan kepada pemerintah Aceh saat konflik antara pemerintah dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) berlangsung. Pada tahun 2012-2013, kapal direnovasi. Para pengunjung bisa naik ke atas kapal dan saat ini area sekitarnya sudah dilengkapi 2 menara, sebuah monumen, jalan setapak, dan air mancur dan saat ini didalamnya tedapat berbagai koleksi dan tempat edukasi tsunami. ( foto by eiganofuriku.wordpress.com)

 

4.Masjid Baiturahman. Banda Aceh

 

Pada tahutempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo (2)n 1612, masjid ini pertama kali dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda, Kesultanan Aceh. Masjid ini merupakan salah satu masjid terbesar di Aceh. Ketika diterpa tsunami, bangunan masjid ini selamat dan hanya terdapat kerusakan kecil saja. Bahkan, ketika itu, masjid ini dijadikan tempat perlindungan masyarakat Aceh dari serbuan gelombang tsunami. Masjid ini berada di Jalan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

(foto :news.firmadani.com)

5. Masjid Rahmatullah

tempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo (3)Terletak di Pantai Lampuuk dan pusat kemukiman Masyarakat dan Perumahan , Lhoknga, Aceh Besar pada tahun 2004, masjid ini juga selamat dari serangan badai tsunami.

Pantai Lampuuk sendiri terkenal dengan pasir putihnya, dan mulai digunakan sebagai tempat selancar internasional. Saat tsunami, masjid Rahmatullah merupakan satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh diantara puing-puing kehancuran bangunan lainnya, padahal jaraknya dengan bibir pantai hanya 500 meter. Fotonya pasca kejadian tsunami sangat epic, dan tersebar viral ke masyarakat dunia. Kini masjid ini dianggap sebagai saksi bisu paling dekat dengan peristiwa tsunami Aceh. (Foto : dream.co.id)

6. Monumen Aceh Thanks To World

 

tempat-tempat-yang-memorable-tsunami-aceh-ini-sekarang-jadi-tujuan-wisata-hlo (4)

(foto eiganofuriku.wordpress.com)

Di sekeliling lapangan, didirikan monumen yang bertuliskan kata ‘Terima Kasih’ dan ‘Damai’ yang diterjemahkan ke dalam bahasa puluhan negara yang telah membantu Aceh. Sebagai tempat rekreasi, pengunjung biasanya berlari mengelilingi lapangan sambil menengok satu per satu monumen dengan tulisan kata tersebut. Di tempat ini juga banyak pedagang makanan yang menjajakan kuliner khas Aceh.

http://www.acehguide.com/wp-content/uploads/2016/05/720x90-citilink-1.png

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: